Berkas › Panduan › Visa Pelajar China: Syarat X1/X2 dan Biaya
Visa Pelajar China: Syarat X1/X2 dan Biaya
Tim Akses China · 16 September 2026

Visa pelajar China terbagi jadi dua jenis: X1 untuk studi lebih dari 180 hari (program gelar S1/S2/S3 atau kursus bahasa jangka panjang) dan X2 untuk studi 180 hari atau kurang. Dokumen intinya sama: admission letter dari kampus plus formulir JW201 (penerima beasiswa) atau JW202 (biaya mandiri), diajukan ke Pusat Aplikasi Visa China (CVASC) di Jakarta, Surabaya, atau Medan. Panduan ini merinci syarat tiap jenis visa, lokasi CVASC, estimasi biaya dan lama proses, serta langkah yang perlu diambil begitu tiba di China.
Visa ini adalah langkah terakhir sebelum berangkat, setelah admission letter dari universitas terbit. Kalau Anda belum sampai tahap ini, ada baiknya menuntaskan dulu berkas pendaftaran kuliah, karena admission letter dan formulir JW201/JW202 adalah dua syarat utama pengajuan visa yang tidak bisa digantikan dokumen lain.
Apa bedanya visa X1 dan X2?
| Visa X1 | Visa X2 | |
|---|---|---|
| Masa studi | Lebih dari 180 hari | 180 hari atau kurang |
| Contoh penggunaan | Program gelar S1/S2/S3, kursus bahasa 1 tahun | Kursus bahasa jangka pendek, program singkat |
| Kewajiban setelah tiba | Wajib mengurus izin tinggal (residence permit) dalam 30 hari sejak masuk | Umumnya tidak perlu izin tinggal |
Sumber: halaman resmi visa pelajar Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya. Sebagai gambaran, seorang siswa dari Yogyakarta yang diterima program sarjana 4 tahun di Guangzhou akan mengajukan visa X1, sedangkan siswa yang hanya ikut program bahasa musim panas 6 minggu di kampus yang sama cukup mengajukan visa X2. Jenis kuliah dan lama studi Anda menentukan visa mana yang relevan; detail jenjang dan durasi studi tiap program ada di halaman kuliah di China.
Dokumen apa saja yang wajib untuk visa X1/X2?
Untuk X1 (studi jangka panjang):
- Admission letter asli dan fotokopi dari universitas atau lembaga di China.
- Formulir JW201 (untuk penerima beasiswa) atau JW202 (untuk mahasiswa biaya mandiri), asli dan fotokopi.
- Paspor asli dengan masa berlaku cukup, plus fotokopi halaman biodata.
- Formulir aplikasi visa, pas foto sesuai spesifikasi, dan dokumen pendukung lain yang diminta CVASC (hasil MCU, bukti keuangan) sesuai kasus masing-masing.
Untuk X2 (studi jangka pendek): admission notice asli dan fotokopi dari sekolah/lembaga di China, ditambah dokumen standar pengajuan visa lainnya.
Dokumen-dokumen ini idealnya sudah dicek silang dengan data pendaftaran kuliah sebelum dibawa ke CVASC. Kesalahan yang sering terjadi: nama di admission letter tidak sama persis ejaannya dengan paspor, atau formulir JW201/JW202 memakai data lama dari universitas yang berbeda karena calon mahasiswa sempat mengganti pilihan kampus. Kedua hal ini bisa membuat petugas CVASC meminta dokumen tambahan atau menunda proses, jadi sebaiknya dicek ulang sebelum tanggal pengajuan.
Di mana lokasi CVASC di Indonesia?
Ada tiga Pusat Aplikasi Visa China resmi di Indonesia:
| Kota | Alamat |
|---|---|
| Jakarta | Unit 07-12, Lantai 8 East Building, Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung Blok E.3.2 Kav 1, Jakarta Selatan 12950 |
| Surabaya | Spazio Building Lt. 502, Kompleks Graha Festival Kav No. 3, Jl. Mayjend Yono Soewoyo Graha Famili, Surabaya |
| Medan | Kantor CVASC Medan. Alamat dan jam layanan terbaru sebaiknya dicek langsung di visaforchina.cn karena lebih jarang diperbarui pihak ketiga |
Alamat Jakarta dan Surabaya di atas dikonfirmasi langsung dari halaman kontak resmi visaforchina.cn. Jam layanan CVASC pada umumnya Senin sampai Jumat, dengan sesi terpisah untuk pengajuan dan pengambilan paspor, dan tutup Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional. Cek jam operasional terkini di situs resmi visaforchina.cn sebelum datang, karena jadwal bisa berubah menjelang musim pendaftaran ramai seperti Juni sampai Agustus.
Ketiga kota ini cukup mewakili sebaran calon mahasiswa dari luar Jawa. Siswa dari Sumatra Utara dan sekitarnya bisa mengajukan visa langsung di Medan tanpa harus ke Jakarta, sementara siswa dari Jawa Timur dan sekitarnya lebih dekat ke Surabaya. Yang tinggal di luar cakupan tiga kota ini biasanya tetap mengajukan lewat kota terdekat, karena CVASC belum tersedia di semua provinsi.
Berapa lama proses visa pelajar China?
Menurut halaman FAQ resmi visaforchina.cn, ada tiga pilihan layanan:
| Layanan | Estimasi waktu proses |
|---|---|
| Reguler | ±4 hari kerja |
| Ekspres | ±3 hari kerja |
| Mendesak (submit sebelum tengah hari) | ±2 hari kerja |
Estimasi ini berlaku kalau semua dokumen lengkap saat pengajuan pertama. Kasus per kasus bisa lebih lama kalau ada dokumen tambahan yang diminta petugas konsuler, misalnya klarifikasi soal riwayat perjalanan atau kelengkapan bukti keuangan. Karena itu, sebaiknya ajukan visa begitu admission letter dan JW201/JW202 sudah di tangan, bukan menunggu mendekati tanggal keberangkatan, supaya ada ruang waktu kalau petugas meminta dokumen tambahan.
Apa yang harus dilakukan setelah tiba di China?
Pemegang visa X1 wajib mengurus izin tinggal (residence permit) di kantor imigrasi setempat dalam 30 hari sejak tanggal masuk. Ini bukan opsional, dan biasanya memakai dokumen MCU serta admission letter yang sama dengan yang dipakai untuk visa. Setelah residence permit selesai, mahasiswa baru biasanya mengikuti orientasi kampus, mendaftar ke asrama, dan membuka rekening bank lokal untuk kebutuhan biaya hidup bulanan. Profil kampus dan kota tujuan, termasuk kisaran biaya asrama dan hidup, ada di halaman universitas. Untuk mengetahui dokumen MCU dan bukti keuangan yang perlu disiapkan lebih awal, baca syarat kuliah di China.
Bagaimana kalau saya butuh bantuan menyiapkan dokumen visa?
Kelengkapan JW201/JW202, admission letter, dan MCU harus sinkron dengan data pendaftaran kuliah Anda, karena kesalahan kecil di sini bisa memperlambat proses di CVASC. Kalau Anda ingin memastikan berkas visa sudah lengkap sebelum diajukan, hubungi tim Akses China lewat WhatsApp untuk pengecekan dokumen sebelum jadwal keberangkatan Anda.
Pertanyaan seputar visa pelajar china
Berapa lama proses visa pelajar China?
Untuk layanan reguler, proses normal di Pusat Aplikasi Visa China (CVASC) biasanya sekitar 4 hari kerja setelah dokumen lengkap diserahkan. Ada opsi ekspres (sekitar 3 hari kerja) dan mendesak (sekitar 2 hari kerja) dengan biaya tambahan, tergantung ketersediaan di masing-masing pusat layanan.
MCU apa saja yang diperlukan untuk visa pelajar China?
MCU untuk visa pelajar mengikuti formulir resmi Foreigner Physical Examination Form yang mencakup pemeriksaan umum, tekanan darah, rontgen dada, dan beberapa tes penyakit menular. Hasil MCU ini juga dipakai lagi saat mengurus izin tinggal setelah tiba di China.
Apa bedanya visa X1 dan X2?
X1 untuk masa studi lebih dari 180 hari (program gelar penuh atau kursus bahasa jangka panjang), X2 untuk masa studi 180 hari atau kurang (program singkat, camp, atau kursus bahasa jangka pendek).
Apakah visa pelajar bisa diurus sendiri tanpa agen?
Bisa. Pengajuan dilakukan langsung ke Pusat Aplikasi Visa China (CVASC) di Jakarta, Surabaya, atau Medan dengan dokumen yang sudah lengkap. Bantuan pihak ketiga sifatnya mendampingi kelengkapan berkas, bukan syarat wajib.
Sumber
- https://surabaya.china-consulate.gov.cn/indo/qz/201511/t20151113_5067394.htm
- https://www.visaforchina.cn/SUB3_EN/guanyuwomen/bangongshijianjidizhi
- https://bio.visaforchina.cn/JKT3_EN/guanyuwomen/bangongshijianjidizhi
- https://www.visaforchina.cn/BNE3_EN/qianzhengyewu/jichuzhishi/changjianwenti/234902462459416576.html
Punya pertanyaan soal ini?
Ceritakan situasimu, tim Akses China bantu cocokkan dengan universitas dan skema biaya yang sesuai.